APKS PGRI Kabupaten Banjar Biayai Penuh Bimtek Google Certified Educator Level 2, Seluruh Peserta Lulus 100 Persen


Kabupaten Banjar – Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kompetensi digital guru, APKS PGRI Kabupaten Banjar kembali menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Persiapan Ujian Google Certified Educator (GCE) Level 2 pada 1–2 Juli 2026 di MAN 4 Banjar. Kegiatan ini menghasilkan capaian yang membanggakan, yakni 100 persen peserta yang mengikuti ujian dinyatakan lulus.

Yang istimewa, seluruh rangkaian kegiatan ini didanai sepenuhnya oleh APKS PGRI Kabupaten Banjar sebagai wujud nyata dukungan organisasi terhadap peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru. Dukungan tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi para pendidik untuk memperoleh sertifikasi internasional tanpa terbebani biaya pelaksanaan kegiatan.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai sesi pembelajaran yang meliputi pendalaman materi Google Workspace for Education, praktik pemanfaatan berbagai fitur dalam pembelajaran, pembahasan studi kasus, simulasi ujian, hingga pendampingan secara intensif sebelum mengikuti ujian sertifikasi Google Certified Educator Level 2.

Pendampingan dilakukan oleh Tim Trainer MANIS yang terdiri dari para Google Certified Trainer (GCT) asal Kabupaten Banjar. Saat ini Kabupaten Banjar memiliki lima orang Google Certified Trainer, dan pada kegiatan ini hadir tiga orang trainer, yaitu Bapak Muhammad Toha, M.Pd.I., Ibu Nurhayati, dan Ibu Reski Hari Saputri. Ketiganya secara aktif memberikan bimbingan, motivasi, serta pendampingan kepada peserta sehingga proses belajar berlangsung efektif dan interaktif.

Keberhasilan kegiatan ini juga tidak terlepas dari kerja sama seluruh panitia. Meskipun hanya terdiri dari lima orang, panitia mampu menyelenggarakan kegiatan dengan baik, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan ujian. Sinergi antara APKS PGRI Kabupaten Banjar, Tim Trainer MANIS, dan panitia menjadi faktor penting yang mendukung kelancaran kegiatan.

Mewakili Tim Trainer MANIS, Bapak Muhammad Toha, M.Pd.I. menyampaikan apresiasi atas semangat belajar para peserta yang luar biasa selama mengikuti kegiatan.

“Keberhasilan 100 persen kelulusan ini merupakan hasil dari kerja sama semua pihak. Kami melihat semangat belajar yang tinggi dari para peserta, didukung pendampingan yang intensif serta komitmen APKS PGRI Kabupaten Banjar dalam memfasilitasi kegiatan ini. Semoga sertifikasi ini menjadi awal bagi para guru untuk terus berkembang, berbagi praktik baik, dan menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif di sekolah masing-masing.”

Beliau juga mengajak seluruh guru agar terus meningkatkan kompetensi di era transformasi digital.

“Sertifikat bukanlah tujuan akhir, tetapi menjadi langkah awal untuk terus belajar. Guru harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik. Teruslah belajar, teruslah berbagi, dan jadilah inspirasi bagi guru lainnya.”

Sementara itu, salah satu peserta, Bapak Ahmad Nurul Irfan, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan mengikuti kegiatan tersebut.

“Bimtek ini sangat bermanfaat. Pendampingan dari para trainer dilakukan dengan sabar, materi yang disampaikan mudah dipahami, dan suasana belajar sangat mendukung. Saya mengucapkan terima kasih kepada APKS PGRI Kabupaten Banjar yang telah mendanai penuh kegiatan ini sehingga kami dapat mengikuti pelatihan dan sertifikasi tanpa terbebani biaya. Semoga program seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak guru yang memperoleh kesempatan meningkatkan kompetensinya.”

Keberhasilan 100 persen kelulusan peserta menjadi bukti bahwa investasi organisasi dalam pengembangan sumber daya manusia memberikan dampak yang nyata terhadap peningkatan kualitas guru. Melalui dukungan penuh APKS PGRI Kabupaten Banjar, para pendidik memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi digital sekaligus memperkuat kualitas pembelajaran di satuan pendidikan masing-masing.

APKS PGRI Kabupaten Banjar berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak guru yang memiliki kompetensi digital bertaraf internasional dan mampu menjadi penggerak transformasi pendidikan di Kabupaten Banjar. Keberhasilan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mewujudkan pendidikan yang lebih inovatif, adaptif, dan berkualitas demi mencetak generasi masa depan yang unggul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *